TNI Manunggal Membangun jalan penghubung antara Desa Batang Uru dan Desa di Banea Kecamatan Sumarorong

12 Oktober 2022

Foto Berita

Prajurit Satuan tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), bersama Rakyat bahu membahu bergotong royong mengerjakan pelebaran jalan, menghubungkan Desa Batanguru dan Desa Banea, program TMMD ke-112 TA2021 di Desa Banea, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Senin 20 September 2021.

Memasuki hari ke-6 TMMD ke-112 ini, berbagai kegiatan telah dilaksanakan di lokasi, baik fisik maupun non fisik. Salah satunya penyuluhan Narkoba dan HIV. Tak hanya itu, kegiatan non fisik juga seperti Penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Penyuluhan Bela Negara, Penyuluhan Hukum, Penyuluhan Pertanian, Pencegahan Stunting, Penyuluhan Tentang Posyandu dan Pemutaran film Kodim, juga dilaksanakan di lokasisasaranTMMD.

Jiwa semangat untuk membangun desa ditunjukkan oleh prajurit TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas TMMD ini, menunjukkan baktinya kepada Negara dan bangsa dalam tugas, selain perang.

Hingga hari ke-6, Prajurit TNI-Polri melanjutkan tugasnya dengan ikhlas membantu masyarakat membangun Desa Banea dan Batang uru Kec. Sumarorong Kab. Mamasa guna menjalankan program TMMD Ke 112 TA 2021 Kodim 1428/Mamasa.

Berita Terkait

Foto Berita
Dengan Pemanfaatan Fitur Digital, Pemerintah Desa Batang Uru Mampu Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

12 Oktober 2022

Kini transformasi digital semakin maju dan terus berkembang, diikuti dengan minat masyarakat terhadap digitalisasi dan perkembangan teknologi. Tidak dapat dipungkiri bahwa hampir di semua sektor telah memanfaatkan kemajuan teknologi, begitupun di Indonesia.

Digitalisasi dalam kehidupan manusia tentunya hadir untuk mempermudah kinerja manusia. Begitu pun dalam dunia pemerintahan, aparatur pemerintah semestinya dapat menggunakan digitalisasi dalam segala aspek pemerintahan yang lebih efektif dan efisien. 

Salah satu contohnya ada di Desa Batang Uru, pelayanan publik yang biasanya ditempuh dalam waktu berjam-jam kini sudah dapat dipangkas dalam hitungan menit saja tanpa menguras banyak tenaga aparat desa. Sejauh ini Pemerintah Desa Batang Uru mengakui pemanfaatan digital sangat mempermudah kinerja mereka.

Foto Berita
Demi Efisiensi Pemerintahan, Pemdes Batang Uru Menerapkan Sistem Informasi Desa Berbasis Digital

12 Oktober 2022

Perkembangan dunia digital yang begitu pesat sudah semestinya dapat dimanfaatkan untuk mendorong efektivitas dan efisiensi dalam segala aktivitas yang kita lakukan. Berbagai sektor kehidupan seperti dunia pemerintahan tentunya juga dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan dunia digital demi penyelenggaraan tata Kelola pemerintahan yang lebih baik.

Kesadaran inilah yang kemudian mendorong Desa Batang Uru untuk menerapkan digitalisasi sistem informasi desa. Digitalisasi sistem informasi desa atau SID terbukti mengefisiensikan segala pekerjaan pemerintahan desa mulai dari administrasi, pelayanan, dan sebagainya.

Berjalannya sistem informasi digital di Desa Batang Uru tidak terlepas dari peranan penting dari pihak ketiga yang membantu menyiapkan layanan digital tersebut dalam hal ini adalah PT. Digital Desa Indonesia melalui website digitaldesa.id 

Program kerja sama dengan pihak Digides sebagai penyedia layanan dapat memudahkan masyarakat untuk mengurus keperluan administrasi. Di sisi lain, digitalisasi juga memiliki keunggulan untuk efisiensi desa. Memangkas biaya publikasi dan menjamin keterbukaan informasi di desa.

Foto Berita
Eksponen Masyarakat Mamasa Dan Masyarakat Batang Uru Timur, Rehabilitasi Jembatan Salu Secara Swadaya

12 Oktober 2022

Eksponen Masyarakat Mamasa, kembali menorehkan karya nyata dengan merenovasi Jembatan Salu, Desa Batang Uru Timur, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), secara swadaya. Hal tersebut ditandai dengan moment peresmian jembatan tersebut, Sabtu (04/09/2021) oleh Kepala Desa (Kades) Batang Uru Timur, Aris didampingin sejumlah tokoh dari Eksponen Masyarakat Mamasa, tokoh masyarakat setempat dan lainnya.

Kades Aris dalam kesempatan peresmian tersebut sampaikan terimah kasi yang sebesar-besarnya kepada Eksponen Masyarakat Mamasa yang telah menginisiasi dan bekerja secara konsisten dalam untuk mengajak seluruh masyarakat peduli dengan rehabilitasi Jembatan Salu tersebut. Demikian juga masyarakat yang telah bekerja secara gotong royong selama mulai dari hari Jumat hingga Sabtu. Semua itu dilakukan dengan tulus untuk kepentingan bersama.

Sementara itu Muspida Mandadung dari Eksponen Masyarakat Mamasa, di lokasi peresmian Jembatan Salu sampaikan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh Eksponen Masyarakat Masyarakat yang telah memberikan sumbangsi sehingga rehabilitasi Jembatan Salu dapat terlaksana dengan baik secara swadaya.

Selanjutnya, Waris yang juga adalah Ketua Join (Jurnalis Online Indonesia) Kabupaten Mamasa katakana kalau Jembatan Salu ini dalah penting bagi bagi kalancaran arus transportasi yang menghubungkan antara Tabone – Nosu dan Pana. Karena itu Jembatan Salu harus direhabilitasi dengan segera demi mencegah terputusnya arus trasportasi yang bisa membuat masyarakat.

Menurut Waris pula, kegiatan yang dilaksanakan sejak Jumat (03/09/2021) hingga Sabtu (04/09/2021) betul berjalan dengan baik sebagaimana mestinya. Karena selain Eksponen Masyarakat Mamasa, warga Batang Uru Timur, mulai dari unsur pemerintah, tokoh masyarakat, bapak-bapak, ibu-ibu, bahkan anak-anak pun turut ambil bagian dalam kegiatan berbentuk gotong royong ini.