Pasir Putih Pantai Bira Bulukumba Dipenuhi Sampah

12 Maret 2021

Foto Berita

SuaraSulsel.id - Sampah masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Tempat wisata sebagai tempat melepas penat pun tidak luput dari pemandangan sampah.

Pantai Bira di Kabupaten Bulukumba salah satunya. Meski ramai dikunjungi wisatawan baik domestik maupun wisatawan asing. Penanganan sampah di Pantai Bira belum bagus. Pantai ini dikenal dengan kelembutan dan keindahan pasir putihnya serta birunya air laut.

Berbagai wahana dan fasilitas juga telah hadir di Bira, mulai dari banana boat, snorkling sampai diving yang semakin menarik perhatian wisatawan. Namun sayangnya masalah sampah di tempat wisata ini belum benar-benar bisa teratasi.

Keindahan Pantai Bira Bulukumba dirusak dengan keberadaan sampah plastik yang menumpuk di sepanjang pesisir pantai pasir putih.

Menanggapi adanya tumpukan sampah plastik di sepanjang pesisir Pantai Bira, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba, Ali Saleng mengatakan tumpukan sampah plastik tersebut bukan hanya bersumber dari pengunjung atau warga sekitar, melainkan sampah kiriman dari laut. â€śMemang kalau di awal tahun itu kita agak kewalahan menghadapi masalah sampah. Karena sampah tidak hanya dari pengunjung tapi dari laut juga kiriman dari laut," ungkapnya saat dikonfirmasi KabarMakassar.com -- jaringan suara.com, Jumat (5/2/2021).

Ia menambahkan biasanya fenomena ini berlangsung pada Bulan Januari hingga April. "Belum lagi jumlah tenaga kebersihan yang tidak sebanding," bebernya.

Lebih lanjut, Ali Saleng menuturkan pihaknya akan melakukan upaya untuk mengatasi masalah sampah yang terjadi tiap tahunnya ini. "Kita akan tambah armada kebersihan dan petugas kebersihan karena tidak sebanding dengan banyaknya sampah," pungkasnya.

Untuk mengatasi masalah sampah yang menjadi kendala tiap tahunnya ini, selain peran pemerintah, juga dibutuhkan peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan Pantai Bira.

Sumber: https://sulsel.suara.com/read/2021/02/06/080500/pasir-putih-pantai-bira-bulukumba-dipenuhi-sampah?page=2

Berita Terkait

Foto Berita
Musyawarah Desa Penetapan Hasil Pendataan SDGs Desa Tahun 2021

23 Agustus 2021

Bertempat di Aula Kantor Desa Darubiah telah diadakan Musyawarah Penetapan hasil Pendataan SDGs Desa tahun 2021 yang dihadiri oleh Pemerintah Desa Darubiah, Badan Permusyawaratan Desa(BPD), Pendamping Desa, Babinsa Desa Darubiah dan Tim Pokja Pendata SDGs (Senin,21/06/2021).

"Desa kita telah selesai melaksanakan Pendataan SDGs Desa dan mencapai 100%. Semoga Hasil dari pemutakhiran data desa dapat digunakan sebagai basis penyusunan Rencana Pembangunan Desa dan Daerah. Dengan begitu, program-program yang akan dilaksanakan daerah akan tepat sasaran karena berbasis pada permasalahan dan kebutuhan yang terjadi di desa." tutur Kepala Desa Darubiah, Andi Arlinda dalam sambutannya.

Berdasarkan hasil Pendataan SDGs Desa Tahun 2021 Desa Dungmiri ada sebanyak 18 RT (Rukun Tetangga), 868 KK (Kepala Keluarga) dan 2869 Individu.

Foto Berita
Ujian atau Tes Calon Perangkat Desa

23 Agustus 2021

Panitia penjaringan dan penyaringan perangkat Desa formasi Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan Kamis (08/04/2021) mengadakan ujian tulis, ujian praktek komputer dan wawancara kepada peserta calon perangkat Desa Darubiah yang sudah mendaftar dan memenuhi segala administrasi. Pada pelaksanaan ujian ini ada 2 nama pendaftar yaitu :

1. Andi Anna Rinayah

2. Winda Eka Sari

Pelaksanaan ujian berlangsung sangat tegang, masing masing peserta di uji kemampuannya dalam mengerjakan soal yang terdiri dari 25 nomor soal pilihan ganda. Ujian praktek komputer menggunakan aplikasi Microsoft Word dan Microsoft Excel dikerjakan dalam waktu 30 menit serta Tes wawancara selama kurang lebih 1 jam.

Foto Berita
Pembekalan Bagi Tim Relawan Pokja Pemutakhiran Data IDM SDGs Desa

23 Agustus 2021

Dalam rangka persiapan pelaksanaan pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) berbasis Suistanable Development Goals (SDGs) Desa atau (tujuan pembangunan berkelanjutan desa) di Desa Darubiah Kamis (08/04/2021) mengadakan pembekalan. Acara pembekalan ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Darubiah yang dihadiri oleh 27 peserta yang dimulai pukul 14:00 hingga 17.00 WITA. Pesertanya terdiri atas perangkat desa, ketua RT dan tim pendataan masing-masing RT. Acara ini mengundang Pendamping desa, Ir. Sunandar Syam sebagai narasumber pada pembekalan pemutakhiran data IDM.

Dalam pembekalan, tim pendataan dibimbing untuk mengisi lembar kuesioner dan dilatih untuk bisa input secara online hasil pendataanya melalui aplikasi SDGs Desa dari Kementrian Desa yang di install di hp android. Pemutakhiran data berbasis SDGs Desa adalah pemutakhiran data IDM yang lebih detail lagi, lebih mikro, sehingga bisa memberikan informasi lebih banyak. Sebagai proses perbaikan sehingga ada pendalaman data-data pada level RT, keluarga, dan warga. Tujuan SDGs Desa adalah upaya terpadu mewujudkan desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, desa ekonomi tumbuh merata, desa peduli kesehatan, desa peduli lingkungan, desa peduli pendidikan, desa ramah perempuan, desa berjejaring, dan desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian.

Setiap tim pendata diberikan ATK sebagai pelengkap saat melaksanakan kunjungan ke rumah warga. Tugas tim pendata adalah mengisi kuesioner untuk keluarga (rumah tangga) dan kuesioner untuk individu. Isi kuesioner untuk keluarga mencakup deskripsi lokasi, deksripsi keluarga, dan deskripsi permukiman. Sedangkan isi kuesioner untuk individu mencakup deskripsi individu, deskripsi pekerjaan, deskripsi kesehatan dan deskripsi pendidikan.