Selamat Datang

Website Desa Jangan Jangan

Form Kerjasama dan Investasi Desa

Fokus Pengembangan

Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

Pelaksanaan Pembangunan Desa

Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Selamat Datang

Website Desa Jangan Jangan

Foto Sambutan

Fokus Pengembangan Desa Jangan Jangan

Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

Pelaksanaan Pembangunan Desa

Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Rahmansyah

Kepala Desa Jangan-Jangan

[Isi sambutan]
Form Kerjasama dan Investasi Desa

Rahmansyah

Kepala Desa Jangan-Jangan

[Isi sambutan]

Area

0m2

Luas Tanah Kas Desa

0m2

Luas Tanah di Desa

0m2

Luas DHKP

Populasi

1.783

Penduduk

882

Laki-Laki

894

Perempuan

Kabar Desa

Foto Berita
BUPATI BARRU TANAM JAGUNG PERDANA BERSAMA WARGA DESA JANGAN JANGAN

25 Agustus 2021

Barrunews.com, Barru– Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M. Si menghadiri tanam jagung perdana bersama warga Desa Jangan Jangan Kecamatan Pujananting, Minggu (13/05/18)

Tanam jagung perdana ini menggunakan bibit jagung hibridah litbang dengan mengambil luas lahan 150 Ha. Kegiatan ini betemakan dengan semangat gotong royong mari kita hijaukan desa jangan dengan menanam jagung hibrida litbang.

Turut Hadir dalam kegiatan ini Dandim 1405 Mallusetasi, Kapolres Barru, Camat Pujananting, Kadis Pertanian Kab. Barru, Kadis BPMD Kab. Barru, Danramil Pujananting, Kapolsek Pujananting, Kasatpol PP, Kadis Pariwisata serta masyarakat Desa JanganJangan.

Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M. Si dalam sambutannya mengharapkan kepada masyarakat agar berperan aktif secara bersama-sama memanfaatkan lahan yang sudah terbuka untuk pertanian guna menjadikan desa Jangan jangan salah satu sentra penghasil jagung. “Jagung menjadi sangat penting sekali karena merupakan komoditas pangan yang sangat dibutuhkan”. Pungkasnya

Sumber : Humas Barru

Foto Berita
Tim Kalibrasi Kemenag Barru Layani Masyarakat Jangan-Jangan

25 Agustus 2021

Bontorea, ( Humas Barru ) - Meski dalam situasi pandemi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru terus melayani umat berupa pengukuran arah kiblat masjid dan musholla. Seperti yang dilakukan pada Kamis (03/12/2020), Tim Kalibrasi Bimas Islam Kemenag Barru berhasil tuntaskan pengukuran arah kiblat pada 3 lokasi di Desa Jangan-jangan, Kecamatan Pujananting Kabupaten Barru. 

Tim yang diketuai H. Husni Abbas membawa tiga orang anggotanya dengan peralatan lengkap penentu arah kiblat seperti alat peraga penetu arah kiblat, kompas dan alat lainnya. 

Kepala KUA Kecamatan Pujananting, Firman, S.Ag, yang turut serta mendampingi tim Kalibrasi mengatakan, Hari ini tim pengukuran arah kiblat sangat luar biasa melaksanakan pelayanan yang dimulai di Masjid Babul Jannah, Dusun Bontorea desa jangan-jangan kec. Pujananting. Lokasi yang kami tempuh sangat jauh  melewati beberapa pegunungan, serta kondisi jalan bebatuan nan sempit dan bersebelahan langsung dengan jurang. "Ini merupakan komitmen Kementerian Agama dalam melayani permintaan masyarakat, salah satunya ukur arah kiblat ini dan gratis, "ucap Pak KUA.

Kasi Bimas Islam, H. Husni Abbas, S.Ag, MA, selaku ketua tim mengatakan jika layanan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan umat dalam beribadah. "Pengukuran ini sangat penting karena merupakan alat pemersatu umat Islam dalam melaksanakan ibadah shalat sehingga para jamaah tidak ragu-ragu dalam melaksanakan shalat,"kata Pria Kelahiran Bima tersebut.

Tambah Husni, pengukuran arah kiblat harus dilakukan dengan kehati-hatian karena sedikit saja selisih akan bergeser ratusan kilometer dari Ka'bah, untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat yang ingin masjid ataupun musholahnya diukur arah kiblatnya silahkan buat permohonan tujukan ke Kantor Kemenag Barru.

Sementara Kepala Desa Jangan-jangan, Rahmansyah mengucapkan terimakasih kepada Tim pengukur arah kiblat Kantor Kemenag Barru, sudah mau memenuhi permohonan kami. Sekedar info pak, Masjid kami ini mendapat bantuan untuk renovasi dari Pemkab Barru, "Mudah mudahan dengan diukurnya arah kiblat masjid ini mempermudah kami membangun pondasi bangunan yang pas arahnya menuju Ka'bah dan Do'akan juga semoga pembnagunannya berjalan lancar dan sukses,"ucap Pak Kades yang masih tergolong muda Itu.

Usai mengukur arah kiblat di Masjid Babul Jannah, Tim Kalibrasi Kemenag Barru berbalik haluan ke dusun sebelah yakni dusun ere, desa jangan-jangan guna mengukur arah kiblat kuburan dan masjid ere. (top)

Penulis Taufan Setiawan
Editor Andi Baly.
Foto Berita
Desa Jangan-Jangan Barru Segera Menjadi Pusat Pembibitan Jagung Hibrida

25 Agustus 2021

BARRU – Pemkab Barru bekerjasama dengan PT. Benindo Perkasa Utama dalam mengembangkan Jagung Hibrida Litbang di Barru.

Kerjasama itu ditandai dengan penanaman bibit jagung perdana di Kampung Bette, Desa Jangan-Jangan, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Minggu (13/5/2018).

Desa Jangan-Jangan sendiri disiapkan pemerintah sebagai sentra pembibitan jagung hibridah kedepan.

Sedikitnya ada 1.300 ton bibit jagung bakal dikembangkan. Sementara lahan disiapkan seluas 150 Hektar. Bibit jagung tersebut akan dikelola oleh para kelompok tani setempat.

Bupati Barru, Suardi Saleh, menyebut ini langkah yang baik untuk para petani. “Kita tidak boleh hanya fokus pada satu komoditi saja,” kata Suardi.

Sementara Kades Jangan-Jangan, Rahmansyah, mengakui, desanya saat ini menjadi sentra pembenihan komoditi jagung hibridah di Barru.

“Saya yakin masyarakat saya siap menerima daerahnya jadi sentra pembibitan jagung hibridah,” katanya. (fan/ris)

Beli dari Desa

Pelayanan Jarak Jauh dengan Aplikasi

Desa Jangan Jangan telah menyiapkan layanan berbasis aplikasi Android. Masyarakat dapat mengirimkan permintaan persuratan dengan tetap di rumah lewat genggaman Anda.

  • Layanan Persuratan

  • Pembayaran Pajak

  • Syarat Persuratan