Selamat Datang

Website Desa Kayu Loe

Form Kerjasama dan Investasi Desa

Fokus Pengembangan

Pelaksanaan Pembangunan Desa

Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

Selamat Datang

Website Desa Kayu Loe

Foto Sambutan

Fokus Pengembangan Desa Kayu Loe

Pelaksanaan Pembangunan Desa

Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

[Nama Lengkap]

[Jabatan]

[Isi sambutan]
Form Kerjasama dan Investasi Desa

[Nama Lengkap]

[Jabatan]

[Isi sambutan]

Area

0m2

Luas Tanah Kas Desa

0m2

Luas Tanah di Desa

0m2

Luas DHKP

Populasi

0

Penduduk

0

Laki-Laki

0

Perempuan

Kabar Desa

Foto Berita
Target 32.565 Orang, Baru 11.669 Warga Bantaeng Sudah Divaksin

23 Juni 2021

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Sebanyak 32.565 warga Kabupaten Bantaeng menjadi target sasaran vaksin covid-19. Jumlah tersebut adalah akumulasi data vaksinasi pada tahap pertama dan kedua. Sejak awal, yang sudah menjalani vaksin pertama baru sebanyak 35.83 persen atau 11.669.

Dan telah selesai menjalani vaksin kedua sebanyak 27.34 persen atau 8.902 dari 32.565 orang yang disasar. Jumlah itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bantaengdr Armansyah"Total yang sudah divaksin sebanyak 11.669 untuk vaksinasi pertama dan 8.902 untuk vaksinasi kedua," kata dr Armanysah kepada TribunBantaeng.com, Senin, (14/6/2021).

Dijelaskan, vaksinasi di Bantaeng baru menyelesaikan tahap pertama yang menyasar petugas kesehatan sebanyak 1334. Meski telah selesai, tak semua petugas kesehatan menjalani vaksin. Berdasarkan data vaksinasi Bantaeng, hanya 96.85 persen atau 1.292 yang ikut vaksin pertama dan vaksin kedua 91.23 persen atau 1.217 dari 1334 petugas kesehatan yang menjadi target. Hal itu disebabkan karena adanya petugas kesehatan yang tidak memenuhi syarat untuk divaksin saat mengikuti proses skrining.

Dan telah selesai menjalani vaksin kedua sebanyak 27.34 persen atau 8.902 dari 32.565 orang yang disasar. Jumlah itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bantaengdr Armansyah"Total yang sudah divaksin sebanyak 11.669 untuk vaksinasi pertama dan 8.902 untuk vaksinasi kedua," kata dr Armanysah kepada TribunBantaeng.com, Senin, (14/6/2021).

Dijelaskan, vaksinasi di Bantaeng baru menyelesaikan tahap pertama yang menyasar petugas kesehatan sebanyak 1334. Meski telah selesai, tak semua petugas kesehatan menjalani vaksin. Berdasarkan data vaksinasi Bantaeng, hanya 96.85 persen atau 1.292 yang ikut vaksin pertama dan vaksin kedua 91.23 persen atau 1.217 dari 1334 petugas kesehatan yang menjadi target. Hal itu disebabkan karena adanya petugas kesehatan yang tidak memenuhi syarat untuk divaksin saat mengikuti proses skrining.

Sementara, untuk Lansia baru 1.35 persen atau 221 yang sudah vaksin pertama dan telah selesai vaksin kedua sebanyak 0.79 persen atau 130 orang. "Saat ini vaksinasi tahap kedua untuk pelayan publik dan Lansia. Dari target belum semua selesai vaksin. Saat ini masih sementara berlangsung," jelasnya.

 Sumber: https://makassar.tribunnews.com/2021/06/14/target-32565-orang-baru-11669-warga-bantaeng-sudah-divaksin?page=2

Foto Berita
Syarat Belajar Tatap Muka Juni di Bantaeng, Sekolah Wajib Ajukan Permohonan ke Satgas Covid-19

23 Juni 2021

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng, bakal memberlakukan pembelajaran tatap muka pada Juli 2021.  Beberapa syarat harus dipenuhi setiap satuan sekolah pada tingkat Taman kanak-kanak (TK) Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pihak sekolah harus mengajukan permohonan kepada Dinas Pendidikan dan Satgas Covid-19 Bantaeng sebelum belajar tatap muka digelar.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten BantaengMuhammad Haris mengatakan, permohonan itu memaparkan terkait kesiapan sekolah. Persiapan pihak sekolah dalam hal ini harus sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan. "Misalnya semua guru-guru sudah divaksin, kemudian hand Gun, hand sanitizer, masker harus sudah lengkap," kata Muhammad Haris saat dihubungi via telepon seluler Rabu, (16/6/2021) malam. 

Belajar tatap muka di sekolah saat ini telah dilakukan uji coba. Uji coba dilakukan dengan melaksanakan ujian semester secara tatap muka di sekolah pada tingkat TK, SD dan SMP. Ujian semester berlangsung mulai 14 hingga 19 Juni 2021. Selama proses ujian semester itu bakal dijadikan sebagai barometer untuk pelaksanaan belajar tatap muka nantinya.


"Ujian semester kali ini tanggal 14-19 itu barometer untuk mengukur sejauh mana pelaksanaan prokes dan sejauh mana kesiapan sekolah untuk kita buka," ujarnya. Apabila selama pelaksanaan ujian semester berjalan dengan baik sesuai dengan protokol kesehatan, maka mulai dilakukan sosialisasi SOP pembelajaran tatap muka. Muhammad Haris, berharap kepada orangtua siswa agar menjaga anak dengan melaksanakan protokol kesehatan.

Ia juga mengimbau kepada seluruh guru pada satuan pendidikan untuk menjadi contoh penerapan protokol kesehatan. "Kalau itu bisa kita laksanakan maka pelaksanaan belajar tatap muka bulan Juni nanti bisa kita laksanakan," tuturnya.

 Sumber: https://makassar.tribunnews.com/2021/06/16/syarat-belajar-tatap-muka-juni-di-bantaeng-sekolah-wajib-ajukan-permohonan-ke-satgas-covid-19?page=2

Foto Berita
Ingin Masyarakatnya Sehat, Kades Kayu Loe Siapkan Mobil Layanan

23 Juni 2021

BANTAENG, RAKYATSULSEL.CO –Pemerintah Desa Kayu loe Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng kini menghadirkan fasilitas Mobil Kesehatan.

Mobil layanan kesehatan Desa ini hadir dan diangap perlu mengingat akses kesehatan yang masih jauh. Sehingga, mobil ini merupakan usulan prioritas masyarakat Desa Kayu loe dalam rapat musyawarah RKPDesa tahu 2019.

Pemerintah Desa Kayu Loe mengangarkan dana Desa (DD) untuk membeli 1 unit Avanza velux 1.500 cc sebesar Rp. 238.000.000.

“Mengingat Fasilitas Kesehatan di Desa kami yang masih jauh, sehingga kami mengambil langkah untuk mempermudah masyarakat desa,” kata Kepala Desa Kayu Loe, Hamsah, Jum’at (20/9).

Selain itu, dia juga berharap layanan ini nantinya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Desa Kayu Loe.

“Program ini juga mengacu pada peraturan UU Desa pasal 5 ayat 2 huruf a yang mengutamakan pembiayaan program di bidang pelanyanan sosial dasar yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” kata dia.

Mobil layanan kesehatan Desa ini bisa di manfatkan secara gratis cukup menghubungi via telepon seluler 085299951374. Mobil ini akan stand by 24 jam.

Program ini langsung mendapat apresiasi Abdul Maris Selaku Angota Ikatan Pemuda Peduli Rakyat DPC Kabupaten Bantaeng.

“Mobil layanan kesehatan ini patut diapresiasi. Dengan adanya 1 unit mobil layanan kesehatan, saya berharap di Kabupaten Bantaeng mobil semacam ini dapat bertambah agar pemerintah Desa dapat berkolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng dalam memberikan pelanyanan kesehatan secara maksimal, ” kata dia.

Harapan yang sama juga di sampaikan Mariani mewakili warga Dusun Parang Labbua, Desa Kayu. “Alhamdulilah saya bersyurkur dengan adanya mobil layanan Desa semoga dimanfaatkan sesuai dengan peruntukanya dan menjangkau masyarakat luas khususnya Masyarakat Desa Kayu Loe,” kata dia.

Dia berharap, semoga kedepan tata kelola Desa Kayu Loe akan lebih baik dan lebih peka dengan masalah sosial di Desa Kayu Loe. (*)

Sumber: https://rakyatsulsel.co/2019/09/20/ingin-masyarakatnya-sehat-kades-kayu-loe-siapkan-mobil-layanan/

Beli dari Desa

Foto Item
Kentang Rebus Khas Bantaeng

Rumah tangga

Rp0,-

Foto Item
Keripik Talas Bantaeng

Rumah tangga

Rp0,-

Foto Item
Jagung Marning

Rumah tangga

Rp0,-

Foto Item
Sup Ubi Tompong

Rumah tangga

Rp0,-

Pelayanan Jarak Jauh dengan Aplikasi

Desa Kayu Loe telah menyiapkan layanan berbasis aplikasi Android. Masyarakat dapat mengirimkan permintaan persuratan dengan tetap di rumah lewat genggaman Anda.

  • Layanan Persuratan

  • Pembayaran Pajak

  • Syarat Persuratan