Binmas Desa Leling Kecamatan Tommo Polres Mamuju Polda Sulbar Hadiri Rapat Sosialisasi Anggaran Desa Leling Barat

26 April 2022

Foto Berita

tribratanews.sulbar.polri.go.id – (01/04/2019)  Binmas Desa Leling Kecamatan Tommo Brigpol SUKARYONO menghadiri Rapat sosialisasi anggaran desa leling barat. di Dsun lomban Baraba Desa Leling Barat. Kegiatan di hadiri oleh  Kepala Desa , Sekretaris Desa , Pendamping Desa dari kabupaten , Para Kepala Dusun , Ketua BPD , Binmas Desa Leling B. Adapun Himbauan Binmas yaitu Agar Masyarakat tetap Menjaga keamanan di desa leling Barat, Agar masyarakat tidak terprofokasi oleh isu-isu sara, Agar masyarakat tidak menjelek jelekan calon presiden maupun calon legislatif dan tidak saling mengejek antara pendukung calon.


Berita Terkait

Foto Berita
Desa Leling-Tommo Siapkan Karantina Khusus

26 April 2022

Mapos, Mamuju– Sebagai upaya pencegahan terhadap Covid-19, Tim Relawan Desa Leling, Kecamatan Tommo Kabupaten Mamuju melaksanakan penyemprotan disinfektan ke setiap rumah warga, Sabtu (18/4/2020)


Menurut Kepala Desa Leling, Alimin melalui pesan WhatsAppnya ke Mamujupos.com, Senin (20/4/2020) malam, kegiatan tersebut merupakan salah satu implementasi imbuan Bupati Mamuju untuk kerja sama setiap desa dalam melawan Covid-19, salah satunya melakukan penyemprotan disinfektan serentak ke rumah-rumah warga. “Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap pencegahan Covid-19, serta bentuk dukungan kami terhadap iimbauan Bupati Mamuju,” kata Alimin. Ia menambahkan, saat ini Desa Leling telah bekerja sama dengan semua pihak untuk menjaga secara ketat akses jalur utama masuk ke Desa Leling, untuk mendeteksi keluar masuknya warga.

Dengan kerja sama itulah, sehinga Desa Leling telah berhasil mengarantina 8 orang yang diketahui berasal dari daerah zona merah Covid-19. “Saat ini ada 8 orang telah kami karantina khusus di salah satu rumah yang telah di siapkan dan diawasi oleh Puskesmas dan Tim Gugus Tugas Desa,” tutur Alimin. Ia menyebut, meraka yang dikarantina merupakan warga setempat berasal dari daerah zona merah, seperti Makassar, Pekalongan Timur serta dari Kabupaten Barru. “Selama masa karantina, pemerintah Desa Leling membantu segala kebutuhan mereka sampai 14 hari masa karantina,” tutupnya.

Foto Berita
167 KK Desa Leling Utara, Tengah Terima BLT Dana Desa Tahap Pertama

26 April 2022

Pemerintah Desa Leling Utara KecamatanTommo Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa tahap pertama bagi ke 167 KK, berupa uang tunai sebesar Rp600 ribu /KK."Pembagian BLT dilakukan secara protokoler penanganan COVID-19 dan dibuka secara resmi oleh  Kepala Desa Leling Utara, Senin (18/05/20) dan dihadiri oleh Ketua BPD, Babinsa Dan Babinkamtibmas serta Aparat Desa Leling Utara KecamatanTommo.

Kepala Desa Leling Utara Bapak, Lutri Samriawan,S.Th dalam sambutannya berharap 167 KK penerima BLT Dana Desa dapat menggunakan bantuan sebagaimana mestinya, Gunakan dana bantuan tersebut sebaik-baiknya. Jangan gunakan uang tersebut terhadap kebutuhan yang tidak perlu,” kata Lutri . Dia juga menegaskan bahwa warga tetap menjaga posisi desa yang mana masih dalam tahap pencegahan,Diharapkan agar warga yang keluar dan masuk harus melaporkan pada satuan gugus tugas COVID-19 desa. Dan jaga pola hidup sehat sesuai dengan protokol kesehatan penanganan COVID,” ungkapnya. Kepada Media Radar Nusantara Com

"Senada disampaikan Ketua BPD Desa Leling Utara  Paulus Siman. Dia mengatakan bahwa bagi warga penerima BLT Dana Desa agar gunakan uang tersebut Keperluan sehari-hari, Selanjutnya dalam penerimaan BLT ini di Jadwal setiap Dusun untuk menghindari Perkumpulan Warga. Yunus Mallota salah satu penerima dana BLT Dana Desa Warga  Dusun Salomoni  mengatakan, sangat bersyukur telah di berikan dana BLT 600 Ribu per bulan selama Tiga bulan oleh Pemdes Leling Utara sehingga kebutuhan pangan keluarganya bisa teratasi dari uang BLT, Saya terima kasih sekali Pak, di berikan dana BLT sebesar 600 Ribu sehingga saya bisa membeli beras dan kebutuhan lainnya di saat wabah pandemi virus corona.” Ujarnya.

Pemerintah Desa Leling Utara KecamatanTommo Kabupaten Mamuju menggelontorkan dana sebanyak Rp 150.700.000, untuk pembayaran BLT. Besaran angka yang direalisaskan untuk penerima BLT sebesar Rp. 600 ribu/KK. Angka realisasi BLT tersebut diperuntukan untuk satu bulan yaitu April 2020. Pintanya. ( Kamal )

Foto Berita
Pemkab Mamuju Jadikan Leling Pengembangan Sawit

26 April 2022

Pengembangan-sawit Mamuju (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menjadikan kawasan Desa Leling, KecamatanTommo, sebagai salah satu daerah pengembangan perkebunan sawit.Bupati Kabupaten Mamuju, H. Suhardi Duka, di Mamuju, Jumat, mengatakan pada tahap pertama pihaknya akan menggiringperusahaan sawit untuk mengembangkan tanaman perkebunan kelapa sawit di Desa Leling dengan luas areal sekitar 200hektare."Pengembangan kelapa sawit di desa ini jelas berpihak kepada petani karena murni plasma," ujarnya.Ia mengatakan bahwa pengembangan kelapa sawit tersebut secara bertahap sesuai dengan luas areal yang ada di desasetempat."Kami belum dapat menargetkan berapa total luas areal yang akan ditanami sawit, namun untuk tahap awal sekitar 200hektare," katanya.Suhardi Duka yang kini berhasil meraih pendidikan S-3 dengan meraih gelar doktor bidang ekonomi ini mengatakan DesaLeling memiliki potensi alam yang luar biasa, namun kondisi wilayah terpencil ini masih tertinggal jauh dari beberapa desalainnya yang ada di Mamuju."Cepat atau lambat, Desa Leling akan semakin berkembang seiring dengan akan masuknya perusahaan yang akanmengembangkan perkebunan sawit," kata dia.Selain itu, kata dia, untuk mendukung pengembangan sawit di Mamuju, pihak perusahaan kelapa sawit yang masuk keMamuju akan membangun pabrik sawit di daerah Tommo."Pabrik kelapa sawit yang akan dibangun oleh investor tersebut akan mampu mengelola sawit dengan baik," katanya.Salah satu perusahaan lain yang akan masuk ke Mamuju, kata dia, adalah PT Global yang telah melakukan investasinyauntuk pembangunan kawasan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Karossa, Mamuju.Saat ini, kata dia, PT Global telah melakukan pengembangan kelapa sawit di Kecamatan Karossa untuk memanfaatkanlahan areal pengembangan kelapa sawit di daerah ini.

Selama ini, kata Bupati, pihaknya banyak menolak perusahaan yang melirik untuk mengembangkan perkebunan kelapasawit di Mamuju karena pihak perusahaan (inti) meminta keuntungan sebesar 70 persen, sementara plasma hanya 30persen."Perusahaan seperti ini banyak yang ditolak karena tidak pro terhadap kepentingan rakyat," katanya menandaskan.