Launching SIAP-Desa

09 November 2020

Foto Berita

Berita Terkait

Foto Berita
Pelantikan Anggota BPD Desa Pao-Pao Periode 2021-2027

28 Agustus 2021

H. Suardi Saleh Lantik 66 Anggota BPD Se-Kecamatan Tanete Rilau

BARRU - Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh M.Si., melantik dan mengambil sumpah 66 orang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan, di Gedung PKG Pekkae Tanete Rilau, pada Sabtu pagi (28/8/2021).

Ke 66 anggota BPD yang dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Barru, berasal dari Desa Lasitae, Pancana, Lalabata, Pao-Pao, Corawali, Tellumpanua, Lipukasi, dan Garessi.

Dalam sambutannya, Bupati Suardi Saleh menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan anggota BPD. Menurutnya, ini adalah amanah masyarakat dan menggantungkan harapan kepada yang terpilih secara demokratis sebagai perwakilan dari masyarakat.

"Pelantikan Anggota BPD di Kabupaten Barru berbeda dengan di Kabupaten lain, karena Pelantikan kita dihadiri oleh Anggota DPR RI, " kata Suardi Saleh di hadapan para Anggota BPD Se kecamatan Tanete Rilau.

Dalam kesempatan itu, Bupati dua periode ini juga menyampaikan pujian atas pelaksanaan pelantikan BPD di Kecamatan Tanete Rilau, yang menurutnya sangat rapi dan keseragaman sangat baik.

"Anggota BPD harus bersinergi dengan Pemerintah Desa dalam membangun desa, harapan kita adalah para Anggota BPD ini dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya." ungkapnya.

Suardi Saleh berharap, dalam menjalankan tugas seluruh Anggota BPD tidak boleh membeda bedakan masyarakat dalam hal pelayanan. 

Menurutnya, salah satu tugas BPD, adalah membahas, menyepakati APB Desa, dan mengawasi pelaksanaannya, tetapi yang terpenting adalah selalu berbuat objektif dan saling menghargai dan menghormati.

"Jika ada permasalahan silakan terbuka dan komunikasikan di intern desa jangan sampai terekspos keluar yang sifatnya masih dalam tahapan atau masih dalam proses, apalagi keluar ke media sosial, silakan bekerja yang penuh amanah untuk membangun desanya." harap Bupati. 

Di akhir sambutannya, Suardi Saleh  mengingatkan kepada masyarakatnya untuk menjalankan protokol kesehatan, dan mengajak hadirin berdoa agar pandemi Covid-19 ini akan segera berakhir di negara kita terkhusus di Kabupaten Barru.

Pelantikan dan pengambilan sumpah anggota BPD se kecamatan Tanete Rilau turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Barru drg. Hj. Hasnah Syam MARS., Anggota DPRD Barru fraksi Partai Nasdem H. Jamaluddin bersama Sahrul Ramdhani, S.T., Anggota DPRD Barru fraksi partai Golkar Syamsuddin Muhiddin bersama Hj. Hamsiati, Kadis Sosial Barru Drs. Andi Makmun Aksa S.E., Kepala Dinas PMD, PPKB, PPPA Jamaluddin, S.Sos., Camat Tanete Rilau Akmaluddin S.STP., M.Si. dan para Kades se Kecamatan Tanete Rilau.

(Ahkam)

SUMBER BERITA: https://barru.warta.co.id/h-suardi-saleh-lantik-66-anggota-bpd-se-kecamatan-tanete-rilau

Foto Berita
Pemkab Barru Alokasikan Anggaran Rp 25,5 Miliar untuk Tangani COVID-19

16 Juni 2021

Barru - Pemerintah Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, mengalokasikan anggaran sebesar Rp 25,5 miliar untuk menangani virus Corona (COVID-19). Selain itu, anggaran akan disalurkan kepada UMKM dan masyarakat rentan miskin terdampak COVID-19.

"Anggaran tersebut terutama untuk penanganan COVID-19 . Kita juga menyusun berbagai langkah atau kebijakan strategis untuk membantu warga. Selain segera menghapuskan retribusi jasa umum, pajak hotel, rumah makan, dan restoran selama tiga bulan, kita juga akan mempertimbangkan memberikan penguatan modal kepada pelaku usaha, maupun warga yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi ini," kata Bupati Barru Suardi Saleh, Minggu (12/4/2020).

Selain menutup dua pelabuhan dan melakukan karantina lokal di Desa dan Kelurahan, Pemkab Baruu membatasi kendaraan dan orang yang melintas di daerahnya. Petugas akan memeriksa KTP orang yang hendak masuk ke wilayah setempat.

"Setiap warga yang melintas akan diperiksa KTP-nya, kalau dia tujuan Barru namun bukan warga Kabupaten Barru akan kita suruh putar balik, namun kalau dia warga Barru yang berasal dari daerah endemik akan langsung kita periksa suhu tubuh dan langsung dikelompokkan dalam orang tanpa gejala (OTG) dan orang dalam pengawasan (ODP) jika dia memiliki gejala, dan langsung didata dan dibawa ke pukesmas yang paling dekat dengan alamatnya," terangnya.

Suardi juga melarang pemudik datang ke Kabupaten Barru. Jika ditemukan, pihaknya akan melapor ke wali kota tempat asalnya.

"Jadi jangan main-main kalau ada ASN dari wilayah lain yang ingin mudik ke Barru, saya akan langsung hubungi bupati atau wali kotanya," ancam dia.

Diketahui, Kabupaten Barru saat ini masih nihil kasus positif Corona. Meski begitu, Suardi memastikan pihaknya tidak akan lengah dalam mengantisipasi virus Corona.

"Meski sejauh ini belum ada warga yang terpapar virus Corona, namun kita tidak boleh lengah. Sebab beberapa daerah di Sulsel sudah ditemukan ada positif, sehingga perlu untuk terus meningkatkan kewaspadaan beserta antisipasinya," tutupnya.

Sumber: https://news.detik.com/berita/d-4974041/pemkab-barru-alokasikan-anggaran-rp-255-miliar-untuk-tangani-covid-19?_ga=2.214868820.2122527279.1623823119-2048364372.1623727943

Foto Berita
Vaksinasi Covid-19 Dimulai, Bupati Barru: Ini Aman dan Halal

16 Juni 2021

BARRU - Pemerintah Kabupaten Barru mulai menggelar pencanangan pemberian Vaksin Covid-19 yang digelar di UPTD Puskesmas Padongko Kelurahan Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru Senin, (1/2/2021).

Bupati Barru, Suardi Saleh mengatakan, masih perlu dilakukan edukasi terus menerus karena banyak masyarakat yang sudah merasa jenuh menerapkan protokol kesehatan. Pencanangan pemberian vaksin untuk mengurangi transmisi penularan Covid-19.

”Hari ini kita lakukan vaksinasi dengan tujuan menurunkan angka kesakitan/kematian akibat C-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd imunity) dan melindungi masyarakat dari C-19 agar tetap produktif secara social dan ekonomi. Jangan kendor tetap patuhi protokol kesehatan," kata Bupati Barru saat menghadiri pencanangan pemberian Vaksin perdana.

Selain itu, Suardi Saleh juga sampaikan bahwa vaksin ini aman dan sudah dilakukan uji klinis dan sudah ada izin edar yang dikeluarkan oleh BPOM dan Label Halal dari MUI.

Kadis Kesehatan Kabupaten Barru, dr Amis Rifai menuturkan bahwa, pemberian vaksin akan dilakukan secara bertahap dan ada 4 tahapan dengan tetap mempertimbangkan ketersediaan, waktu, dan kedatangan vaksin.

Ada 4 tahapan yang akan lakukan dalam vaksinasi, yaitu tahap I (Januari–April) dengan sasaran vaksinasi adalah Tenaga Kesehatan. Tahap 2 (Januari–April) Petugas pelayanan publik diantaranya TNI/Polri, aparat hukum dan pelayanan Publik lainnya. Tahap 3 (April–Maret) untuk masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial dan ekonomi dan tahap 4 (April–Maret) untuk masyarakat dan pelaku ekonomi.

"Vaksin ini kita lakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan membentuk ketahanan tubuh agar mampu melawan virus,” katanya.

Sekadar diketahui, untuk Kabupaten Barru sebanyak 1.446 tenaga kesehatan dan masyarakat yang akan mendapatkan pemberitahuan melalui Short Message Service (SMS) untuk selanjutnya dilakukan vaksinasi.

Sumber: https://makassar.sindonews.com/read/321316/713/vaksinasi-covid-19-dimulai-bupati-barru-ini-aman-dan-halal-1612191736